program

Goenawan Mohamad solo exhibition: kata, gambar

Goenawan Mohamad seorang penulis lama (puisi, lakon, esei) dan perupa baru. Ia memang menggambar sketsa bila ada saat lowong, sejak bertahun-tahun yang lalu. Tapi hasilnya tak pernah dia simpan-- apalagi ia perlihatkan kepada orang lain. Baru sejak akhir tahun 2016 yang lalu, ia memutuskan membuat gambar-gambar untuk orang lain – setelah banyak yang memintanya, sejak ilustrasi yang dibuatnya dalam kumpulan puisi Don Quixote (2014).

Dalam waktu sekitar empat bulan terakhir, ada hampir 200 gambar yang ia hasilkan. Jika begitu cepat prosesnya, karena, katanya, “Saya hanya mengikuti impuls yang terakhir. Saya kira Dali benar ketika ia mengatakan bahwa 'gambar adalah kejujuran dalam seni. Tak ada kemungkinan menipu. Hasilnya baik atau jelek'.

Pameran ini, secara garis besar menampilkan tiga "thema" -- meskipun kata "thema" sebenarnya tak tepat:"Yang grotesk", "Gambar, Kata Yang Bisu" dan "Wajah".

Tentu tak mengherankan bila dalam gambar-gambar Goenawan Mohamad digoreskan juga kata - terutama dari puisinya. Sajak adalah bagian akrab keseniannya.

calendar
  • 22 Jan tiga negeri: peranakan fashion & collection of edward hutabarat, didi budiarjo & adrian gan
  • 25 Jan designtalk, the influence of chinese peranakan fashion & lifestyle in indonesia with edward hutabarat, didi budiarjo & adrian gan
  • 8 Feb book launching & book review drupadi, with seno sumira ajidarma, ayu utami & feby indriani
  • 10 Feb goenawan mohamad solo exhibition: kata, gambar
  • 30 Mar trunk and other tails: dilla djalil daniel